Tanda-Tanda Penyakit Lemah Syahwat

Penyakit lemah syahwat merupakan salah satu bagian dari gangguan disfungsi ereksi. Istilah lemah syahwat adalah impotensi. Penyakit lemah syahwat ini akan berdampak buruk pada kelangsungan kehidupan seksual, karena akan kurang mendapatkan kenikmatan dalam berogasme dan kepuasaan berhubungan seksual dengan pasangan akan menurun. Penyakit lemah syahwat ini memang merupakan bagian dari gangguan disfungsi ereksi yang awalnya mungkin pernah mengalami ejakulasi dini. Banyak faktor yang mempengaruhi penyakit lemah syahwat itu muncul, misalnya dari kebiasaan melakukan onani atau masturbasi, pola makan yang tidak teratur, gaya hidup yang tidak sehat serta kebiasaan buruk lainnya.

Ciri sederhana yang dapat dirasakan dari penyakit lemah syahwat ini, adalah tidak memiliki daya tahan yang cukup saat koitus terjadi, penis tidak dapat mengeras ( tegang ) saat melakukan hubungan seksual, dan tidak dapat mencapai orgasme, sehingga berdampak buruk pada pasangan tidak mendapatkan kepuasaan saat berogasme.

Masalah lemah syahwat ini telah banyak dikeluhkan para pria maupun wanita sebagai pasangan jika merasa tidak puas dengan pelayanan seks yang diberikan. Jika dibiarkan terus akan berdampak buruk pada penurunan gairah seksual.

Berikut ini adalah tanda-tanda penurunan gairah seksual akibat dari penyakit lemah syahwat, diantaranya adalah :

1. Ancaman bagi hubungan berpasangan

Masalah menurunnya gairah seksual menjadi penyebab hubungan seksual terganggu. Faktor lain yang mengakibatkan penurunan gairah seksual adalah stress. Untuk itu kendalikan pikiran anda dari rasa stress, carilah solusi terbaik untuk memecahkan rasa stress yang anda alami. Hal tersebut merupakan ancaman bagi kelangsungan hubungan seksual anda bersama pasangan.

2. Faktor psikologis

Banyak hal yang berkaitan dengan faktor psikologis, seperti masalah psikis, emosi, depresi, stress, kualitas tidur yang tidak sehat, rasa trauma dsb. Dapat dijadikan salah satu penyebab menurunnya gairah seksual.

3. Faktor Penyakit fisik mempengaruhi libido

Riwayat penyakit juga merupakan unsur utama dari salah satu faktor lemah syahwat itu terjadi, seperti sakit jantung, diabetes, kolesterol, parkinson dsb. Penyakit yang di derita dapat mengganggu kelangsungan hubungan seksual anda, dan penurunan gairah seksual pada akhirnya berujung menjadi gangguan lemah syahwat, untuk mendapatkan kembali gairah seksual anda, ada baiknya mengobati penyakit anda terlebih dahulu dan berkonsultasi pada dokter terkait untuk mendapatkan solusi terbaik.

4. Rendahnya atau menurunnya hormon testosteron

Jika hormon testosteron menurun atau semakin rendah akan berakibat pada penurunan gairah seksual, disfungsi ereksi atau lemah syahwat, pengeroposan tulang dan depresi. Untuk mengatasi hal ini, seorang pria dapat menjalani terapi hormon untuk meningkatkan level hormon testosteronnya.

5. Penurunan libido berbeda dengan disfungsi ereksi

Pria yang mengalami disfungsi ereksi, masih memiliki keinginan seksual yang cukup kuat, namun permasalahannya adalah pria tidak dapat mengendalikan ereksi yang berkaitan dengan sirkulasi dan syaraf, sehingga ada kemungkinan jika melakukan hubungan seksual sulit mencapai kepuasan dalanm berorgasme.

Namun banyak obat seperti viagra dapat mengatasi hal tersebut, tentunya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter terkait. Karena bila lambat dalam menangganinya akan berakibat pada penyakit kardiovaskular. Pria yang memiliki gairah seksual lebih rendah akan lebih mudah mengendalikan ereksi, hal ini dilatar belakangi keinginan untuk melakukan hubungan seksual semakin rendah karena dilandasi kecemasan tidak dapat memberikan kepuasan pada pasangan.


=====================================

>>> Kapsul Herbal GASA (GAGAH PERKASA) Untuk Membuat Pria Perkasa Di Ranjang, Menambah Kekuatan Ereksi dan Tahan Lama, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in penyakit lemah syahwat and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>